TEMPAT MENAMBAH BERKAT GRATIS SAMBIL MENAMBAH PENGETAHUAN SEJARAH DUNIA.
WARTA BERITA
Dalam kesempatan di sisa hidup saya di Dunia yang kejam ini, saya pasti akan menyampaikan beberapa berita peristiwa kekejaman Dunia di Dunia yang kejam ini, yang kekejamannya tak mau menimbang rasa sehingga sudah banyak membuat kita dan manusia lainnya lahir atau bathin menangis duka, merana, hati patah, riwayat tertulis penuh dengan tetesan air mata duka, dengan harapan semoga berita kejam itu bisa di jadikan pelajaran dan diambil hikmahnya oleh kita dan manusia lainnya, bukan untuk di tiru atau di ulang atau terulang apa lagi berulang lagi dan kini dan nanti.
Tamerlan Si Pelaku Bom Boston Terlibat 3 Kasus Mutilasi?.
Label: Bom Boston
Thank you and welcome to the winners.
Percaya dan ketahuilah bahwa pendapat yang mengatakan bahwa " Nabi Muhammad atau Nabi Isa atau Nabi Yusuf, bukan Nabi terakhir atau bukan Nabi penutup”, itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan asli yang masih asli yang pernah mengisi Ayat Suhuf Nabi Ibrohim atau Suhuf Nabi Musa atau Kitab suci Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur'an asli. Jadi waspadalah kamu kepada orang yang mengatakan itu semua bertentangan, karena mereka pasti orang yang sudah berhasil di didik oleh kekuatan nyata atau sihir Iblis jadi teroris dan tolol atau kafir budak atau pengabdi atau tentara Iblis yang mau memusnahkan kita dan negara juga wilayah dan kekuasaan Negara Tuhan asli.
Dan semoga kamu belum berhasil dididik oleh Syaiton jenis jin atau orang tolol budak Iblis dan bahkan pengabdi Iblis atau tentara iblis jadi kafir dan pengecut yang pasti selalu menentang pendidikan iman Mulkullah yang saya sampaikan dalam bentuk rekaman lisan atau tertulis langsung atau tidak langsung kini dan nanti, supaya kunjungan kamu ke website atau Blog Mulkullah group kini dan nanti tidak akan sia-sia.
Selain itu kamu juga harus ingat dan waspada ( eling yen wospodo ) karena orang kafir dan tolol sampai kini masih banyak dan berkuasa juga di patuhi oleh banyak orang tolol yang juga banyak dan berkuasa juga selalu berhasil berani menentang pendidikan Iman Mulkullah di kala saya masih hidup
Sabtu, 04 Mei 2013
Boston : Sosok duo bersaudara pelaku bom Boston, Tamerlan Tsarnaev dan Dzhokhar Tsarnaev, masih misterius. Belum diketahui motif dan tujuan mereka melancarkan serangan bom di Boston Marathon pada Senin 15 April 2013 lalu.
Kepolisian Amerika Serikat masih menelusuri siapa Tamerlan dan Dzhokhar. Namun mengalami hambatan karena Tamerlan tewas dan Dzhokhar masih dalam keadaan kritis.
Aparat berwajib AS tengah mencari tahu adanya dugaan yang menyebut Tamerlan (26) pernah melakukan 3 kali pembunuhan mutilasi terhadap temannya. 3 mayat ditemukan di sebuah apartemen di Waltham, Massachusetts, pada 11 September 2011 lalu -- 10 tahun tragedi Gedung WTC 9/11. Ketiga jasad ditemukan dalam keadaan termutilasi dengan ganja dan uang ribuan dolar di sampingnya.
"Tidak ada indikasi pemaksaan. Korban jelas membiarkan si pembunuh masuk. Tenggorokan korban disayat lalu ditaruh ganja dan uang," kata seorang penyidik di Boston kepada ABC.
Salah satu korban, Brendan Mess (25) dikabarkan dekat dan pernah mengajarkan ilmu bela diri kepada Tamerlan di Wai Kru Gym, Allston, Boston. Dia juga disebutkan tinggal di dekat aparteman Tamerlan. Mess juga disebutkan sempat bermalam di kamar pria asal Chechnya itu.
"Tamerlan, yang tewas dalam baku tembak dengan polisi setelah ditetapkan sebagai otak pelaku Bom Boston bersama Dzhokhar, pernah nge-gym bareng bersama Mess, salah satu korban (pembunuhan mutilasi)," tulis ABC, Senin 22 April, yang dimuat News.com.au, Selasa (23/4/2013).
Pelatih bela diri John Allan menuturkan, saat itu, Tamerlan memang sering nge-gym di tempatnya, di Wai Kru Gym, Allston, Boston. Tapi ia tidak menyebutkan apakah Tamerlan berolahraga bersama Mess atau tidak.
Boston Globe menyebut Tamerlan dan Mess bekerja di sebuah gym dan Tamerlan pernah mengenalkan Mess kepada pemilik gym itu sebagai sahabatnya.
Tamerlan diduga bertanggung jawab atas 2 penemuan mayat lain, Raphael Teken (37) dan Erik Weissman (31) di apartemen yang sama. Kejaksaan Distrik Middlesex menilai ada kemungkinan keterkaitan aksi kekejaman Tameran pada Boston Marathon dengan pembunuhan di Waltham.
"Kami melihat kemungkinan hubungan dengan tersangka dalam kekejaman maraton dengan pembunuhan aktif dan terbuka di Waltham, juru bicara Kejaksaan Distrik Middlesex, Stephanie Guyotte.
Kemungkinan kaitan Tamerlan dengan kasus itu menyeruak setelah situs Buzzfeed.com melaporkan bahwa beberapa mantan rekannya menduga dia terlibat dalam pembunuhan itu.
"Kami akan sungguh mempelajari segala temuan baru," sambung Stephanie.
Sebelum ditangkap atas aksi bom Boston, Tamerlan pernah ditahan atas kekerasan terhadap sang pacar. Saat itu, pada Juli 2009, pacarnya menelepon 911 untuk melaporkan dirinya dipukul Tamerlan.
posted by mulkullah at 02.27