TEMPAT MENAMBAH BERKAT GRATIS SAMBIL MENAMBAH PENGETAHUAN SEJARAH DUNIA.
WARTA BERITA
Dalam kesempatan di sisa hidup saya di Dunia yang kejam ini, saya pasti akan menyampaikan beberapa berita peristiwa kekejaman Dunia di Dunia yang kejam ini, yang kekejamannya tak mau menimbang rasa sehingga sudah banyak membuat kita dan manusia lainnya lahir atau bathin menangis duka, merana, hati patah, riwayat tertulis penuh dengan tetesan air mata duka, dengan harapan semoga berita kejam itu bisa di jadikan pelajaran dan diambil hikmahnya oleh kita dan manusia lainnya, bukan untuk di tiru atau di ulang atau terulang apa lagi berulang lagi dan kini dan nanti.
Bom Boston, Ini Kesaksian Jurnalis Boston.com
Thank you and welcome to the winners.
Percaya dan ketahuilah bahwa pendapat yang mengatakan bahwa " Nabi Muhammad atau Nabi Isa atau Nabi Yusuf, bukan Nabi terakhir atau bukan Nabi penutup”, itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan asli yang masih asli yang pernah mengisi Ayat Suhuf Nabi Ibrohim atau Suhuf Nabi Musa atau Kitab suci Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur'an asli. Jadi waspadalah kamu kepada orang yang mengatakan itu semua bertentangan, karena mereka pasti orang yang sudah berhasil di didik oleh kekuatan nyata atau sihir Iblis jadi teroris dan tolol atau kafir budak atau pengabdi atau tentara Iblis yang mau memusnahkan kita dan negara juga wilayah dan kekuasaan Negara Tuhan asli.
Dan semoga kamu belum berhasil dididik oleh Syaiton jenis jin atau orang tolol budak Iblis dan bahkan pengabdi Iblis atau tentara iblis jadi kafir dan pengecut yang pasti selalu menentang pendidikan iman Mulkullah yang saya sampaikan dalam bentuk rekaman lisan atau tertulis langsung atau tidak langsung kini dan nanti, supaya kunjungan kamu ke website atau Blog Mulkullah group kini dan nanti tidak akan sia-sia.
Selain itu kamu juga harus ingat dan waspada ( eling yen wospodo ) karena orang kafir dan tolol sampai kini masih banyak dan berkuasa juga di patuhi oleh banyak orang tolol yang juga banyak dan berkuasa juga selalu berhasil berani menentang pendidikan Iman Mulkullah di kala saya masih hidup
Senin, 29 April 2013
Produser Boston.com, Steve Silva, ada di dekat garis finish
untuk mengabadikan momen lomba lari ikonik kota itu, Boston Marathon.
Dia mengambil gambar apa yang seharusnya momen penuh kebahagiaan, malah
menjadi jerit kengerian. Kameranya terus menyala di tengah kekacauan
itu.
Semua, katanya, terjadi begitu saja dan begitu cepat di
tengah-tengah kerumunan penonton. Tak seorang pun menduga hal itu akan
terjadi. "Aku melihat bagian tubuh manusia, juga darah di mana-mana,"
kata Silva.
Seyum dan tawa gembira penonton menyambut para pelari
berubah menjadi wajah penuh ketakutan dan kengerian. Semua orang
berlari tanpa arah menyelamatkan diri. Keadaan makin tak terkendali
ketika ledakan kedua berbunyi hanya 12 detik kemudian.
Tim
penyelamat bergegas menyelamatkan korban dengan tandu dan kursi roda.
Ambulans berbaris hingga beberapa blok dari lokasi kejadian. "Sungguh
tak aman berada di sini sekarang," kata seorang polisi, yang
memerintahkan semua orang untuk menepi.
Jim Bardin yang bekerja
di sebuah gedung perkantoran antara dua lokasi ledakan menyatakan saat
ledakan terdengar, ruangan tempatnya bekerja sedikit terguncang. "Saat
hendak pergi untuk melihat apa yang terjadi, ledakan kedua terdengar,"
katanya.
Ia menemukan suasana sangat kacau di halaman kantornya. "Orang-orang berlarian karena panik," katanya. (Lihat juga: VIDEO Bom Meledak di Boston, #prayforboston)
Saksi
lainnya, Will Ritter, yang berada beberapa blok dari lokasi di dekat
Copley Square, sedang menyiapkan ruangan untuk konferensi pers bagi
seorang pelari yang baru saja menyelesaikan lomba. Namun, aktivitasnya
terhenti setelah mendengar ledakan.
Dua ledakan terjadi di area garis finish lomba lari Boston Marathon.
posted by mulkullah at 20.44
