VIDEO CLIPS MUSIC or PRODUCT SPONSOR U$D 10/MONTH


Perhatikan:
Lagu di sini dilatar belakangi oleh suara promosinya dan tidak full, jadi jika mau lagu yang bersih dan full, silahkan beli yang asli. yang sesuai aslinya atau yang ada juga yang dengan tambahan
Equalizer:
Acoustic, AM, Bas, Blues, Classical, Club, Country, Dance, Folk, FM, Grunge, HP, Jazz, Live, Metal, Music 56K, Music28K, New Age, Opera, Oldies, Pop, Party Clasic, Powerful, Rap, Rock, Reggae, Swing, Speech, Soft, Treble, Techno atau Vocal.
dengan atau tanpa nuansa:
Arena, Alley, Auditorium, Bathroom, Carpeted, Cell, Concert Hall, Cave, City, Forest, Generic, Hanggar, Hallway, living Room, Mountains, Paddel Room, Plain, Parking Lot, Quarry, Stone Room, Stone Corridor, Sewer Pipe atau Under Water.
atau Sound 3D efek yang Moving pathnya:
Horizontal, Insect Motion, Manual-Horizontal, Manual-Vertical atau Vertical.
Dan yang Environmentnya:
Bathroom, None atau Stone Corridor.
( yang kamu rindukan ) dari link ini:
SELAMAT BELANJA DAN MENAMBAH BERKAT
Dan, maaf, jika kamu punya lagu ciptaan lama atau baru atau warisan bisa kamu kirim kemari supaya setiap orang yang memerlukan lagu itu bisa menemukan lagu aslinya atau menghubungi pencipta aslinya atau pewaris royaltinya untuk membelinya langsung atau melalui kami dari link itu juga.
Dan maaf juga jika semua yang kamu cari belum ada karena itu pasti masih TEST templat, dan bisa kamu tanyakan melalui link komentar di Blog itu.


SALAM "SELAMAT DATANG DAN TERIMAKASIH", JUGA DO'A: "SEMOGA TUHAN MEMBERKATI KAMU, KINI DAN NANTI", DARI SAYA ( NABI SAMSUDIN, HALIFAH YANG HALIFATULLAH ), JUGA DARI SEMUA NABI ASLI DAN HALIFAH TERPILIH, JUGA SEMUA AKTIVIS YANG TURUN-TEMURUN MAU MENDIRIKAN PEMERINTAH MULKULLAH ( NEGARA TUHAN ) DAN TIDAK FREE SEX, TIDAK PORNO, TIDAK NARKOBA, TIDAK ATHEIS, TIDAK KORUPSI, TIDAK BUNUH DIRI DAN TIDAK DI BUNUH, DARI SEJAK DI CIPTAKAN OLEH TUHAN ASLI.
TEMPAT MENAMBAH BERKAT GRATIS SAMBIL MENAMBAH PENGETAHUAN SEJARAH DUNIA.
WARTA BERITA

Dalam kesempatan di sisa hidup saya di Dunia yang kejam ini, saya pasti akan menyampaikan beberapa berita peristiwa kekejaman Dunia di Dunia yang kejam ini, yang kekejamannya tak mau menimbang rasa sehingga sudah banyak membuat kita dan manusia lainnya lahir atau bathin menangis duka, merana, hati patah, riwayat tertulis penuh dengan tetesan air mata duka, dengan harapan semoga berita kejam itu bisa di jadikan pelajaran dan diambil hikmahnya oleh kita dan manusia lainnya, bukan untuk di tiru atau di ulang atau terulang apa lagi berulang lagi dan kini dan nanti.

free counters
Thank you and welcome to the winners.
Percaya dan ketahuilah bahwa pendapat yang mengatakan bahwa " Nabi Muhammad atau Nabi Isa atau Nabi Yusuf, bukan Nabi terakhir atau bukan Nabi penutup”, itu tidak bertentangan dengan Firman Tuhan asli yang masih asli yang pernah mengisi Ayat Suhuf Nabi Ibrohim atau Suhuf Nabi Musa atau Kitab suci Taurat, Zabur, Injil dan Al Qur'an asli. Jadi waspadalah kamu kepada orang yang mengatakan itu semua bertentangan, karena mereka pasti orang yang sudah berhasil di didik oleh kekuatan nyata atau sihir Iblis jadi teroris dan tolol atau kafir budak atau pengabdi atau tentara Iblis yang mau memusnahkan kita dan negara juga wilayah dan kekuasaan Negara Tuhan asli.
Dan semoga kamu belum berhasil dididik oleh Syaiton jenis jin atau orang tolol budak Iblis dan bahkan pengabdi Iblis atau tentara iblis jadi kafir dan pengecut yang pasti selalu menentang pendidikan iman Mulkullah yang saya sampaikan dalam bentuk rekaman lisan atau tertulis langsung atau tidak langsung kini dan nanti, supaya kunjungan kamu ke website atau Blog Mulkullah group kini dan nanti tidak akan sia-sia.
Selain itu kamu juga harus ingat dan waspada ( eling yen wospodo ) karena orang kafir dan tolol sampai kini masih banyak dan berkuasa juga di patuhi oleh banyak orang tolol yang juga banyak dan berkuasa juga selalu berhasil berani menentang pendidikan Iman Mulkullah di kala saya masih hidup

Jumat, 26 April 2013

Orangtua tersangka pengebom Boston bilang anaknya dijebak, meminta kebenaran dari AS




MAKHACHKALA, Russia (Reuters) - Orangtua dari dua tersangka utama pengeboman di Boston mengatakan bahwa anak-anak mereka dijebak. Mereka juga menuduh aparat membunuh anak tertua mereka untuk sebuah tontonan.
Anzor Tsarnaev, sang ayah, menggebrak meja dengan marah saat dia mengumumkan rencana untuk pergi ke Amerika Serikat untuk "mencari kebenaran" dan Zubeidat Tsarnaeva, ibu dua tersangka, bilang dia ingin berteriak saat mendengar anak tertuanya meninggal.
Kamis kemarin, Zubeidat membantah bahwa Tamerlan Tsarnaev, 26, menjalin kontak dengan militan Islam saat tinggal di Rusia tahun lalu. Ia juga mengatakan sedang berpikir-pikir untuk menanggalkan kewarganegaraan AS.
"Saya ingin berteriak ke seluruh dunia, 'Apa yang kalian lakukan?' Apa yang sudah kalian perbuat dengan anak laki-laki saya? Dia adalah makhluk hidup. Kenapa kamu harus membunuhnya? Kenapa kamu tak mengirimnya ke Guantanamo atau sesuatu? Kenapa? Kenapa," teriaknya dalam sebuah konferensi pers, suaranya pecah.
"Ini sebuah pertunjukan, tontonan," katanya. Zubeidat juga meminta agar anaknya dikubur di Rusia, tempat keluarganya berada.
Mengenakan kerudung hitam, Zubeidat berbicara dalam bahasa Inggris beraksen. Dia meyakini anak-anaknya adalah korban konspirasi.
"Politik adalah bisnis yang kotor. Saya tak tahu ada kepentingan siapa di sini. Saya hanya tahu satu, bahwa anak-anak saya tak melakukan ini."
Dia ingat menelpon Tamerlan setelah pengeboman dan anaknya itu meminta sang ibu tak perlu khawatir.
Tamerlan ditembak mati polisi dalam adu tembak empat hari setelah pengeboman maraton Boston yang membunuh tiga orang dan melukai 264 orang.
Adik laki-lakinya, Dzhokhar, 19, ditangkap setelah pemburuan. Dia dituntut dengan tuduhan yang memungkinkan ia terkena hukuman mati. Dzhokhar kini dirawat di rumah sakit untuk menyembuhkan luka-lukanya.
Sambil menggebrak meja, Anzor Tsarnaev bilang, "Saya akan ke Amerika Serikat. Saya mau ke sana untuk melihat anak laki-laki saya, mengubur si kakak. Saya tak punya niat jelek. Saya tak mau meledakkan apa-apa."
"Saya tak marah pada siapapun. Saya mau mencari tahu keberannya," kata Anzor, matanya tertutup oleh kacamata gelap.
Dia mau pergi sesegera mungkin tapi dia belum membeli tiket pesawat.
Pengaruh imigran etnis Armenia
Anzor dan Zubeidat kembali tahun lalu dari Rusia ke daerah Dagestan, tempat mereka pernah tinggal selama setahun lebih sekitar 10 tahun lalu sebelum pindah ke Amerika Serikat.
Meski Tamerlan dan Dzhokhar berakar di Dagestan dan Chechnya, mereka tak lama tinggal di sana, sampai ketika Tamerlan pulang tahun lalu dan tinggal selama 6 bulan.
Orangtuanya membantah bahwa dia menjalin kontak dengan militan untuk membangun jaringan di daerah tersebut. Mereka terus mengawasi Tamerlan saat dia tinggal di Dagestan.
Meski begitu, mereka bilang, Tamerlan sering datang ke mesjid yang oleh polisi lokal disebut sebagai sarang ide Islam radikal.
Penyelidik tengah melihat apakah Tamerlan dipengaruhi oleh militan Islam lokal yang tengah merencanakan pemberontakan terhadap kekuasaan Rusia di Kaukasus Utara.
Zubeidat ditanyai selama tujuh jam oleh petugas keamanan Rusia pada Rabu soal pergerakan anak laki-lakinya selama di Dagestan.
Pada kesempatan berbeda, saat FBI menanyai Tsarnaev di AS pada 2011, Zubeidat juga ditanyai soal pandangan keagamaan Tamerlan.
"Mereka bilang ke saya, 'Apakah Anda tak berpikir Tamerlan agak sedikit ekstrem tentang agamanya? Apa Anda pikir dia akan merencanakan sesuatu, semacam aksi...terorisme," kata dia.
Meski ada kunjungan tersebut, Zubeidat merasa tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Anzor dan Zubeidat bilang Tamerlan dipengaruhi oleh seorang imigran etnis Armenia dari Azerbaijan yang mereka kenal dengan nama Misha.
"Tamerlan sangat menghormati dia karena dia tahu banyak tentang Islam...Dia bilang, 'Bu, lihat dia, dia selalu salat, dia sering puasa'," kata Zubeidat yang menyebut dirinya penganut Islam taat dan dia terinspirasi untuk menjadi lebih religius karena Misha.
Menurut keluarga Tsarnaev, mereka bertemu Misha di komunitas berbahasa Rusia di Boston pada 2007.
Pihak berwajib di Amerika Serikat memperkirakan Tamerlan menjadi radikal pada 2009.
"Saya tak salat sampai Misha salat di rumah kami, jadi saya malu karena tak salat, menjadi orang Islam, terlahir Islam...sementara Misha, yang mualaf, sedang salat," kata Zubeidat.
"Saat dia sering datang ke rumah kami, tak ada yang tak kami sukai dari dia. Dia sangat baik, lembut," kata Zubeidat.
(Laporan oleh Alissa de Carbonnel; Penulisan oleh Elizabeth Piper dan Timothy Heritage; Penyuntingan oleh Alistair Lyon dan Toby Chopra)

Label:


posted by mulkullah at 22.28


0 Comments:

Posting Komentar

>> Home